- Trending
- Berita terkini, terpercaya, dan aktual dari seluruh Indonesia
- Rabu, 11 Maret 2026
RUANG INDONESIA, BEKASI - DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus menggalakkan sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan bertema Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia ini digelar di Madrasah Diniyah Nurul Hidayah, Jampang Tengah, Kamis (7/8/2025), dihadiri ratusan warga.
Hadir Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munasichin, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Gizi BGN Ande Citra Restiawan, serta Yasmien Nuur Ditrie.
“Kegiatan sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat memahami struktur dan mekanisme pelaksanaan MBG, sehingga dapat turut mendukung keberhasilannya di lapangan,” ujar Zainul.
Ia menegaskan pentingnya pembentukan Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) berbasis pedoman resmi.
Menurut Zainul, MBG bukan sekadar menyediakan makanan bergizi bagi pelajar, ibu hamil, menyusui, dan balita, tapi juga menjadi pengungkit ekonomi daerah.
“Satu dapur SPPG diperkirakan membuka lapangan kerja bagi 45–50 orang, selain dampak ekonomi dari pengadaan bahan baku yang melibatkan petani, nelayan, koperasi, dan BUMDes,” jelasnya.
Ande Citra menambahkan, sasaran MBG dibagi menjadi peserta didik (PAUD hingga sekolah adat) dan non-peserta didik (ibu hamil, menyusui, balita).
“Satu dapur SPPG melayani 3.000–3.500 penerima manfaat. Peserta didik mendapat makanan setiap hari sekolah, non-peserta didik dua kali seminggu melalui Posyandu dan Puskesmas,” ujarnya.
Yasmien Nuur Ditrie menjabarkan tiga misi utama MBG: membentuk kebiasaan konsumsi makanan bergizi, meningkatkan literasi gizi, dan menjadikan gizi sebagai budaya hidup berkelanjutan berbasis pangan lokal.
“Kesuksesan MBG diukur bukan hanya dari jumlah makanan yang disediakan, tapi juga kesadaran kolektif membangun budaya makan sehat,” tandasnya. (**)
Fans
Fans
Followers
Subscribers